Oleh Charles Perrault, di REMIX oleh Aloysius Efraim
*Hak Cipta Dilindungi Undang Undang*
Hari ini adalah hari Natal. Ny. Witthentaken sedang membuat banyak kue jahe. Anaknya, Eloise Witthentaken, sangat senang dengan kue jahe buatan neneknya itu. "Nenek, buat apa nenek membuat kue sebanyak itu?" tanya Eloise. "Buat Pamanmu, Eloise. Pamanmu, Erick, sedang sakit parah, dan hanya sembuh dengan jahe. tapi, dia tidak mau minum obat jahenya, oleh karena itu aku buatkan kue jahe sebagai pengganti obatnya, kau antarkan, ya!" kata Nenek Eloise. Keluarga Witthentaken adalah salah satu keluarga bangsawan terakhir di Jerman. "Oke nek!" kata Eloise. Eloise lalu naik ke atas, memakai baju terbaiknya, dengan kerudung merah.
"Ini kuenya, Eloise. Bilang pamanmu untuk menghabiskannya, oke?" kata Nenenknya. "Oke NEK!" kata Eloise. lalu dia keluar dari rumah, dan menaiki kereta kuda menuju rumah Pamannya, Erick Witthentaken.
Perjalanan jauh dan melelahkan, oleh karena itu, Eloise tertidur. Dia bermimpi. Dalam mimpinya, dia bermimpi bertemu dengan serigala yang bisa berbicara. "Keluar dari Kereta kuda ini sekarang. Kusirmu adalah orang jahat!" kata serigala itu. Kemudian, mimpi itu hilang.
"Apa maksud mimpiku, ya?" tanya Eloise dalam hati. kemudian, dia merasa berada di jalan yang jelek. "Lho. kok jalannya jelek sih?" kata Eloise. Eloise melihat keluar. Dia tidak menuju rumah pamannya. dia berada di hutan yang gelap dan dingin. "PAK KUSIR!!! AKU DI MANA??" tanya Eloise.
Apa yang akan terjadi pada Eloise? Tunggu saja, di
www.storyremix.blogspot.com!!!
Sunday, 5 December 2010
Kelinci dan Kura - Kura I
ini adalah cerita karya Aesop. Mau lihat jika itu di REMIX?
*Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang*
Sore yang cerah di New York. Arnold mulai berjalan ke Apartemen nya di Upper East Side. Jalanan becek, karena kemarin baru saja hujan. Malang baginya, dia terpeleset. Di kubangan air. Menuju kubangan lumpur. Dan menabrak bully di sana, Aldo. "Uuuh, Arnold kita yang malang menabrak diriku," kata Aldo. "Aldo maaf- aku - aku gak sengaja!!" kata Arnold. Mukanya penuh lumpur, badannya basah. "Oh tidak apa - apa, Arnold. Kalahkan aku di pertandingan lari, baru aku mau memaafkanmu!" kata Aldo. "Apa? Hei! Kau sendiri tahu. aku tuh gak bisa lari! eh, malah di suruh lari! GAK! SORI YA!" kata Arnold. "Oke. Oke. Kita lihat, apakah pacarmu Emily akan tahan diserang oleh anak - anak buahku!" kata Aldo. "HEI! JANGAN EMILY!" teriak Arnold. "Lomba lari, atau Emily?" tanya Aldo. "Ehm... lomba lari?" kata Arnold. "Aku menunggumu, di Jembatan William," kata Aldo.
Arnold berlari menuju apartemennya. Ibunya melihat, lalu bertanya. "Arnold apa yang terjadi?" tanya Ibunya. "Ibu, aku harus lomba lari besok!" kata Arnold, sambil mengambil Coca-Cola di kulkas. "Lari? tidak. kau tidak boleh lari. kakimu setelah kecelakaan didorong oleh Aldo itu rentan disuruh lari!" kata Ibunya. "Bu! Tapi nanti Emily akan di caci maki oleh Aldo dan teman - temannya!" kata Arnold. "Arnold, ibu tahu kau sayang Emily. Tapi untuk urusan ini, ibu harap kamu tidak ikut campur. sekarang, pergi ke kamar mandi dan bersihkan dirimu!" kata Ibunya, kemudian kembali ke kamarnya.
Oh Tuhan, apa yang harus kulakukan? pikir Arnold.
Apa yang akan terjadi ya? Tunggu kelanjutannya di
www.storyremix.blogspot.com!!
*Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang*
Sore yang cerah di New York. Arnold mulai berjalan ke Apartemen nya di Upper East Side. Jalanan becek, karena kemarin baru saja hujan. Malang baginya, dia terpeleset. Di kubangan air. Menuju kubangan lumpur. Dan menabrak bully di sana, Aldo. "Uuuh, Arnold kita yang malang menabrak diriku," kata Aldo. "Aldo maaf- aku - aku gak sengaja!!" kata Arnold. Mukanya penuh lumpur, badannya basah. "Oh tidak apa - apa, Arnold. Kalahkan aku di pertandingan lari, baru aku mau memaafkanmu!" kata Aldo. "Apa? Hei! Kau sendiri tahu. aku tuh gak bisa lari! eh, malah di suruh lari! GAK! SORI YA!" kata Arnold. "Oke. Oke. Kita lihat, apakah pacarmu Emily akan tahan diserang oleh anak - anak buahku!" kata Aldo. "HEI! JANGAN EMILY!" teriak Arnold. "Lomba lari, atau Emily?" tanya Aldo. "Ehm... lomba lari?" kata Arnold. "Aku menunggumu, di Jembatan William," kata Aldo.
Arnold berlari menuju apartemennya. Ibunya melihat, lalu bertanya. "Arnold apa yang terjadi?" tanya Ibunya. "Ibu, aku harus lomba lari besok!" kata Arnold, sambil mengambil Coca-Cola di kulkas. "Lari? tidak. kau tidak boleh lari. kakimu setelah kecelakaan didorong oleh Aldo itu rentan disuruh lari!" kata Ibunya. "Bu! Tapi nanti Emily akan di caci maki oleh Aldo dan teman - temannya!" kata Arnold. "Arnold, ibu tahu kau sayang Emily. Tapi untuk urusan ini, ibu harap kamu tidak ikut campur. sekarang, pergi ke kamar mandi dan bersihkan dirimu!" kata Ibunya, kemudian kembali ke kamarnya.
Oh Tuhan, apa yang harus kulakukan? pikir Arnold.
Apa yang akan terjadi ya? Tunggu kelanjutannya di
www.storyremix.blogspot.com!!
Subscribe to:
Posts (Atom)